POSBELITUNG.CO - Penampilan grup band NOAH di Makodim 0413 Bangka, Sabtu (24/11/2018) malam menuai decak kagum penggemarnya.
Namun demikian, banyak pula yang memberikan komentar kritis yang bersifat membangun terkait gelaran konser tersebut.
NOAH tampil lengkap bersama semua personelnya, termasuk sang vokalis Nazril Ilham atau Ariel.
Ariel menjadi sosok yang paling vital dalam komposisi band ini.
Sejak masih bernama Peterpan, Ariel sudah tak tergantikan.
Posbelitung.co mengutip akun @noah_site yang berisi berbagai aktivitas NOAH.
Perjalanan konser NOAH benar-benar dinanti banyak penggemarnya dari berbagai daerah.
Usai sukses memukau penggemarnya di Bangka, Ariel CS diminta untuk datang ke sejumlah daerah lain.
Kehadiran Ariel ke Bangka kemarin malam ternyata bukanlah yang pertama.
Hal ini diakuinya saat jeda bernyanyi di depan penggemarnya.
"Apa kabar Pangkalpinang? 4 tahun yang lalu saya ke sini, kalau gak salah, semua baik ya," sebut Ariel saat meyapa para penggemarnya yang memadati halaman Makodm 0413 Bangka.
Aksi panggung Ariel tak hanya membuat para penonton yang ada di depan berjingkrak-jingkrak.
Para penonton yang ada di sebelah kiri panggung pun ikut bernyanyi.
Meski hanya melihat dari kejauhan, ada layar besar yang sangat membantu penonton yang tak bisa mendekat untuk melihat lebih jelas.
Setiap Ariel memaikan gitar, ia selalu membuang pick gitar seusai memakainya.
Hal ini menjadi rebutan para penonton.
Belum lagi aksinya, yang turun panggung dan berjalan di tengah-tengah penonton.
Tentu saja hal ini mengundang teriakan histeris para penggemar.
Memakai baju putih tak berlengan, celana jins dan sepatu, Ariel tampak santai namun tetap kasual.
Ternyata, aksi Ariel bernyanyi menuruni panggung dan menuju panggung lampu sorot bukanlah tanpa alasan.
Seusai bernyanyi, Ariel yang hendak kembali ke panggung utama ternyata membawa seorang lelaki.
Lelaki itu ternyata (disebut) sahabat NOAH yang terpilih berkesempatan untuk bernyanyi bersama Ariel.
Dalam percakapannya, Ariel menanyakan nama lelaki itu.
"Siapa nama kamu," tanya Ariel.
"Egar," jawab lelaki itu.
"Apa, Edgar," tanya Ariel memptegas.
"Egar," jawab lelaki itu
"oo Egar," ujar Ariel.
"Egar sama siapa ke sini," tanya Ariel lagi.
"Kakak," jawab Egar.
"Mana kakaknya," tanya Ariel lagi.
"Di sana (menunjuk ke arah kerumunan penonton)," sebut Egar.
"Siapa nama kakaknya," tanya Ariel lagi.
"Nando," papar Egar.
"o Nando," kata Ariel.
"Coba panggil Nando," tanya Ariel lagi.
"Nando," panggil Egar.
Ditunggu beberapa kali panggilan, Nando tak kunjung naik ke atas panggung.
Mungkin malu atau tak mendengar panggilan tersebut.
Kemudian Ariel kembali bertanya kepada Egar.
"Kamu bisa nyanyi ini (Mungkin nanti)," tanya Ariel.
"eee...dikit," jawab Egar ragu.
"Ya sudah nanti baca aja di situ (ada secarik kertas yang disiapkan panitia dan diberikan kepada Egar)," sebut Ariel.
Tak hanya sendiri, ternyata ada seorang lelaki lain yang juga naik ke panggung.
Mereka berdua ini kemudian bersama Ariel bernyanyi lagu Mungkin Nanti milik NOAH.
Ditunggu di Belitung
Sukses NOAH di Bangka ternyata memberikan banyak sekali permintaan dari para penggemarnya.
Di antaranya Belitung dan sejumlah daerah lainnya.
Posbelitung.co mengutip wikipedia menyebutkan NOAH sebelumnya bernama Peterpan.
Ini adalah grup musik Pop/Rock alternatif yang berasal dari Bandung, Jawa Barat Indonesia.
Grup musik ini dikenal sebagai grup musik terbesar atau paling terkenal di Indonesia, bahkan sedikitnya di dunia.
Lagu "Mimpi Yang Sempurna" membuat grup musik ini melejit sejak dibentuk pada tahun 2000..
Grup musik ini juga terkenal dengan lirik yang sederhana dan puitis, musik yang mudah diingat dengan ciri khas suara vokal Ariel.
Sekarang grup musik ini hanya terdiri dari: Ariel, Uki, Lukman, dan David.
Pada November 2006, Andika dan Indra keluar dari grup musik ini, posisinya digantikan oleh David dan Lucky sebagai additional player.
Di pertengahan tahun 2008 David diangkat menjadi personel tetap menyusul masuknya Ihsan Norrachman menggantikan Lucky sebagai additional player, pada tahun 2013 Ihsan yang juga ikut andil dalam pembuatan album seperti seharusnya keluar, posisinya digantikan Boy Tondo.
Di awal tahun 2015, Reza mengundurkan diri dari grup musik ini, posisinya lalu digantikan oleh Rio, dan pada Maret 2016,
Boy Tondo keluar, posisinya digantikan oleh Lanlan sebagai additional player.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar